LITERASI MINGGU KE 4

 ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH

Salam Literasi. 

Bagaimana keadaan anak anakku hari ini ? Mudah-mudahan kita selalu dalam lindungan dan rahmat Allah SWT. Semoga kita selalu diberikan ghiroh untuk terus melakukukan hal-hal yang bermanfaat yang akan berguna bagi kehidupan kita dunia sampai akhirat. Jangan lupa selalu melaksanakan sholat lima waktu dengan tertib dan selalu membaca alqur'an setiap hari.

Literasi kita kali ini adalah masih meringkas buku fiksi yang sudah dipinjami dari perpustakaan Silahkan kalian baca, kemudian kalian ringkas. dengan cara diketik di komputer dan hasilnya diserahkan ke perpustakaan.

Sebelum meringkas sebuah buku cerita, berikut ini adalah langkah-langkah untuk meringkas sebuah buku cerita.

 Langkah-langkahnya adalah senagai berikut:
1. Membaca cerita sehingga memahami secara utuh dan lengkap
2. Menuliskan pokok-pokok intisari dalam cerita
3. Menuliskan pokok intisari menjadi: rangkaian kalimat yang mudah dipahami oleh pembaca
4. Kita dapat menambahkan kata-kata kita sendiri dalam meringkas sebuah cerita
5. Memeriksa hasil ringkasan, apakah ringkasan tersebut sudah lengkap atau belum

Ringkasan DIKETIK DI KOMPUTER dengan spasi 2 dan ukuran time new roman

Halama pertama adalah halaman cover berisi logo sekolah, nama, dan kelas kalian serta judul buku yang kalian ringkas

Contoh:

SINOPSIS NOVEL KASIH IBU

KARYA PAULUS SIPUT


Makna Logo Kemenag 

OLEH

 

                                                    Nama                    : Muhammad Adnan

                                                    Kelas                    : VII B MTs Negeri 1 Sleman 

                                                    Tahun Pelajaran   : 2021/2022


Halaman kedua dan seterusnya berisi ringkasan dari buku cerita yang kalian baca

Contoh ringkasan

Ringkasan Novel Kasih Ibu Karya Paulus Siput

Corrie, Emma, dan Rudolf dipelihara dengan kasih sayang oleh seorang ibu yang telah lama ditinggal mati suaminya di sebuah desa kecil, di Tomohon. Sebagai anak tertua, Corrie telah cukup berhasil membalas kasih sayang ibunya dengan menjadi seorang murid di Sekolah di Ambon, sekolah yang dipandang sangat tinggi di kalangan masyarakat pada waktu itu. Akan halnya kedua adiknya, mereka masih menuntut ilmu di sekolah menengah di kampungnya.

Jejak Corrie rupanya didambakan juga oleh Rudolf. Anak bungsu itu sudah lama bercita-cita menjadi guru. Oleh karena itu ketika akan diadakan tes masuk ke Normaalschool sekolah untuk pendidikan guru ia berkeras akan mengikutinya.

Sesungguhnya, Rudolf sedang sakit. Sudah berapa Minggu ia tidak masuk sekolah. Berita akan diadakan tes masuk itu pun diketahui dari ibunya setelah ibunya menemui kepala sekolah. Berita yang dibawa ibunya membuat hati Rudolf senang. Percakapan guru dengan ibunya itu seakan-akan obat yang mustajab kepada Rudolf. Sejak ia mendengar ujian itu akan diadakan lagi, makin bertambah-tambah nafsunya makan, sehingga badannya bertambah kuat juga.

Dengan izin kepala sekolah, Rudolf dapat mengikuti ujian masuk ke Normaalschool. Soal-soal tes dapat dikerjakannya dengan baik. Namun karena berkeras dalam mempersiapkan diri menghadapi tes yang dilangsungkan di Manado itu, Rudolf menderita sakit.

Kedatangan Corrie yang baru lulus dari sekolah guru sedikit mengobati Rudolf. Baru setelah hasil ujian diumumkan dan namanya termasuk daftar yang diterima di Normaalschool, Rudolf berangsur-angsur sembuh. Akan tetapi, kemudian timbul rasa sedih di hati Rudolf, ia harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai syarat untuk menjadi murid Normaalschool

Ia khawatir tidak akan diterima karena badannya yang kurus akibat sakit itu. Rudolf sudah habis pengharapannya akan diterima menjadi murid sekolah yang selalu dirindukannya itu. Cita-citanya akan menjadi guru seperti Corrie, ibarat api mulanya bernyala-nyala, sekarang makin kurang juga, tinggal menanti padam.

Penerimaan Rudolf sebagai murid Normaalschool menjadi buah bibir masyarakat desa yang jauh dari kota itu. Hal itu sungguh membahagiakan ibunya, juga kedua kakaknya. Mereka dengan senang hati membantu persiapan Rudolf. Sang ibu yang sekaligus bertindak sebagai ayah, mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan kepada keluarganya. Tak henti-hentinya ia menasehati Rudolf agar tak menyia-nyiakan anugerah Tuhan yang diberikan-Nya.

Dengan diberikan doa dan nasihat kaum kerabatnya, Rudolf berangkat menuju Makassar, tempat ia akan menuntut ilmu. Dalam pemeriksaan yang dilakukan sehari setelah ia tiba di makassar, Rudolf ternyata dapat diterima menjadi murid sekolah guru, namun ia harus berobat dulu di rumah sakit selama seminggu sebagai penyembuhan dirinya.

Corrie, Emma, dan terutama ibu yang menjadi teladan mereka, bergembira begitu mengetahui pemeriksaan kesehatan yang dikhawatirkan akan menggagalkan Rudolf menjadi guru, berhasil dilalui.

Dalam balasan surat yang diberikan kepada anak yang sangat beruntung itu, sang ibu berharap agar Rudolf mau menaati peraturan yang dikeluarkan sekolah, selain mau belajar dengan sungguh-sungguh sebagai murid yang membawa nama keluarga dan sekolah yang ditinggalkan di Tomohon.
 
 
Silahkan kalian kumpulkan ringkasan tersebut ke perpustakaan Nurul Fikri MTs N 1 Sleman    dengan tempo waktu 2 minggu dari hari ini.


Demikain literasi kita kali ini. 

WASAMU'ALAIKUM  WAROHMATULLAH WABAROKATUH.


 

 


Comments

  1. Nama=galang adita pratama
    No.absen=12
    Kelas=7E

    ReplyDelete
  2. Muhammad Arya Perwira Brata Nurdianto
    7C/18

    ReplyDelete
  3. Ghytsya Tsurya Kumala Putri
    8b/16

    ReplyDelete
  4. Ardian Putra Rizky Haryanto
    8C
    6

    ReplyDelete
  5. Muhammad Arya PBN
    7c
    18

    ReplyDelete
  6. Muhammad Rayhan Saputra
    25
    7F

    ReplyDelete
  7. Nama : Jesika Mulya Ningrum
    Kelas :8C
    No :20

    ReplyDelete
  8. Siti Astuti
    8d
    28

    ReplyDelete
  9. Adinda Khairunnisa
    7B
    2

    ReplyDelete
  10. Muhammad Hasbi 7E no.absen 19

    ReplyDelete
  11. Nama : Atika Saputri
    Kelas : 7A
    Nomer absen : 4

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. irfan andriyanto
    9B
    21

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

LITERASI MINGGU KE 4

MEMBACA CERITA: Dunia Literasi Kami Berawal dari Sebuah TTS